Follow us on Twitter
Recommend us on Instagram
Like us on Facebook
Login

UNIT AUDIT INTERNAL

Dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. IX.1.7 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Audit Internal, maka pada tanggal 28 Desember 2009, Perseroan telah membentuk Unit Audit Internal Perseroan. Unit Audit Internal merupakan bagian dari sistem pengendalian internal Perseroan dalam rangka mencapai efektifitas dan efisiensi kegiatan operasional Perseroan, keandalan pelaporan keuangan dan informasi operasional Perseroan, serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Unit Audit Internal Perseroan bertanggung jawab terhadap Presiden Direktur.

Dalam pelaksanaan pengawasan internal, Unit Audit Internal Perseroan memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut :

1. Menyusun dan melaksanakan Program Kerja Unit Audit Internal.

2. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan kebijakan Perseroan.

3. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektifitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, sumber daya manusia, teknologi informasi dan kegiatan lainnya.

4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang obyektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat manajemen.

5. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Presiden Direktur dan Dewan Komisaris.

6. Memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan.

7. Bekerjasama dengan Komite Audit.

8. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit internal.

9. Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.

Unit Audit Internal Perseroan dibentuk berdasarkan Piagam Audit Internal Perseroan pada tanggal 28 Desember 2009.

Kualifikasi sebagai internal audit adalah sebagai berikut :

a. Memiliki integritas dan perilaku yang professional, independen, jujur dan obyektif dalam pelaksanaan tugasnya.

b. Memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai teknis audit dan disiplin ilmu lain yang relevan dengan bidang tugasnya.

c. Memiliki pengetahuan tentang peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal dan peraturan perundang-undangan terkait lainnya.

d. Memiliki kecakapan untuk berinteraksi dan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis secara efektif.

e. Wajib mematuhi standar profesi yang dikeluarkan oleh Asosiasi Audit Internal.

f. Wajib mematuhi kode etik Audit Internal.

g. Wajib menjaga kerahasiaan informasi dan/atau data perusahaan terkait dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Audit Internal, kecuali diwajibkan berdasarkan peraturan perundang-undangan atau penetapan/putusan pengadilan.

h. Memahami prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan manajemen resiko.

I. Memiliki loyalitas terhadap Perusahaan dan tidak terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang menyimpang dan/atau melanggar hukum yang berlaku.

j. Bersedia meningkatkan pengetahuan, keahlian dan kemampuan profesionalismenya secara terus menerus.

PROFIL UNIT INTERNAL AUDIT

Per tanggal 1 Nopember 2018, Kepala Unit Audit Internal Perseroan dijabat oleh Hendro Suryono.

Hendro Suryono
Unit Audit Internal

Usia 47 tahun. Warga Negara Indonesia. Beliau mengawali karir pada tahun 1991 sebagai staff produksi Perseroan. Sejak tahun 1996 bekerja pada bagian Keuangan Perseroan dan diangkat sebagai Kepala Unit Audit Internal Perseroan pada tanggal 1 Nopember 2018. Beliau adalah lululan dari Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana tahun 1996.

Pada tahun 2018, mengikuti pelatihan dan seminar sebagai berikut :

1. Pelatihan tentang Bank Garansi dan SKBDN, Letter of Credit yang diselenggarakan oleh Bank BNI'46 pada tanggal 12 November 2018.

2. Seminar tentang PPh Final Pasal 4 ayat 2 yang diselenggarakan oleh PT PLN (Persero) pada tanggal 26 November 2018.

PELAKSANAAN TUGAS UNIT AUDIT INTERNAL

Adapun pada tahun 2018 Unit Audit Internal telah melaksanakan tugasnya yang meliputi :

1. Melakukan pengujian dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian intern dan sistem manajemen risiko sesuai dengan kebijakan Perseroan.

2. Melakukan penilaian dan pemeriksaan mengenai efisiensi serta efektivitas pada bagian Keuangan, Akuntansi, Operasional, Sumber Daya Manusia, Pemasaran, dan kegiatan lainnya.

3. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang obyektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkatan Manajemen.

4. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Presiden Direktur dan Dewan Komisaris.

5. Memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan.